Diskusi persiapan re-akreditasi jurnal Health Information : Jurnal Penelitian (HIJP)

Pada hari jumat, 29 Januari 2021, telah dilakukan diskusi terbatas antara staf kantor editorial penerbit jurnal dengan Editor in Chief (EC) yang membahas persiapan akreditasi ulang jurnal HIJP yang masa terakreditasinya akan habis pada bulan Juni tahun 2022.

Poltekkes Kemenkes Kendari berkomitmen secara untuk membiayai operasional penerbitan dan pengelolaan jurnal yang ada di institusi.

HIJP sebagai the Keepers melalui PKP PN

Gambar yang diambil dari situs www.portal.issn.org menggunakan kata kunci nama jurnal ‘Health Information’ untuk identitas Health Information : Jurnal Penelitian

Menjadi the Keepers merupakan salah satu standar praktik terbaik pengelolaan penerbitan jurnal ilmiah akses terbuka. Jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel secara daring berisiko sangat besar untuk ‘hilang’ sehingga benar-benar tidak dapat diakses. Oleh karena itu untuk menjamin akses jangka panjangnya, penerbit perlu mengaplikasikan prinsip pengarsipan jangka panjang (long term preservation) untuk artikel terbitannya.

Continue reading “HIJP sebagai the Keepers melalui PKP PN”

Periksa hasil review, mengisi formulir author response, dan membantu penulis memahami permintaan mitra bestari

Naskah yang berproses dalam review membutuhkan peran handling editor sebagai penengah komunikasi antara penulis dan mitra bestari. Panduan berikut dapat digunakan jika handling editor akan memproses hasil peninjauan (review) mitra bestari untuk dikirimkan kepada penulis.

Continue reading “Periksa hasil review, mengisi formulir author response, dan membantu penulis memahami permintaan mitra bestari”

Etik Dasar -Lanjut (ED-L) Oktober 2020

Pelatihan etik dasar-lanjut di Poltekkes Kemenkes kendari direncanakan berlangsung mulai tanggal 12 s.d. 14 Oktober 2020.

Hari pertama

Keseruan yang dihadirkan dari pelatihan etik dasar dan lanjut disambut antusias oleh sivitas akademika dan staf Poltekkes Kemenkes Kendari. Hal ini karena kepiawaian dr. Triono Soendoro, PhD selaku pembicara yang memadukan konsep learning by case dengan pedoman dan standar penilaian etik kesehatan. Peserta pelatihan terdiri dari mahasiswa, dosen, dan staff.

dr. Soendoro memperkenalkan prinsip pengelolaan komisi etik yang berpusat kepada keselamatan, keamanan, dan kerahasiaan subyek penelitian, lembaga penelitian, dan peneliti itu sendiri. Beliau juga menyampaikan bahwa dewan komite etik bukanlah ‘malaikat’ yang berkuasa atas penilaian permanen suatu protokol, bahkan mereka seharunya membantu peneliti dalam membangun penelitian agar sesuai dengan prinsip etik melalui klarifikasi.

Hari Kedua

Alhamdulillah, pelatihan ED-L hari kedua terlaksana dengan lancar. Di mulai pada pukul 08.30 WITA, dr. Triono memaparkan berbagai isu etik dalam penelitian melalui studi kasus. Salah satu kesimpulan yang penting untuk diketahui bahwa informed consent (IC) dapat diubah atau tidak perlu diberikan kepada subyek penelitian, yang kriterianya ada pada Standar 10 CIOMS.

Selain menjelaskan materi, dr. Triono juga menyaksikan pelantikan dan pengukuhan pengurus komisi etik Poltekkes Kemenkes Kendari masa kerja tahun 2020 hingga 2025. Hal ini berarti bahwa, komisi etik telah dapat menerima protokol penelitian dari seluruh Indonesia.

Selamat bertugas, pengurus komite etik!

Koordinasi Pelaksanaan Pelatihan Etik Dasar (ED) dan Lanjut (EDL)

Telah dilakukan pertemuan antara Wakil Direktur 1, Unit Pengembangan dan Pendidikan, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan Pengurus Komite Etik, pada hari ini (02/10/2020). Pertemuan terlaksana sejak pukul 09.30-11.30 WITA di Ruang Rapat Gedung Rektorat.

Penyampaian diberikan oleh Unit Pengembangan bahwa Pelatihan ED/EDL akan dilaksanakan pada tanggal 12-14 Oktober 2020 secara daring.

Selain pelatihan etik penelitian, akan dilangsungkan juga pengukuhan Dewan Komite Etik oleh Pusat Etik Penelitian Kementerian Kesehatan RI.

Ingatkan Penulis Koresponden saat Bekerja dalam Proses Editorial

Hal yang lazim terjadi dalam mengelola naskah adalah penulis koresponden tidak memberikan respon atau belum menyelesaikan request dalam jangka waktu 1 (satu) atau 2 (dua) minggu. Tidak adanya respon ini akan menghambat kelancaran proses editorial, sehingga handling editor perlu menyikapinya dengan mengirim pengingat kepada penulis koresponden.

Continue reading “Ingatkan Penulis Koresponden saat Bekerja dalam Proses Editorial”

Partisipasi Penerbit Poltekkes Kemenkes Kendari dalam Event Peer Review Week (PRW) 2020

Gambar dengan Logo Poltekeks Kemenkes Kendari dan PRW 2020

Tahun ini Penerbit Poltekkes Kemenkes Kendari berpartisipasi dalam kegiatan PRW 2020. Kami mengirimkan survei kepada mitra bestari yang terafiliasi dengan HIJP untuk mengetahui pendapat mereka terkait poin penting yang mereka highlight pada naskah. Hasil survei akan menjadi landasan penyusunan aturan peninjauan sejawat (peer review).

Continue reading “Partisipasi Penerbit Poltekkes Kemenkes Kendari dalam Event Peer Review Week (PRW) 2020”